Proses penghuni langit, yang didorong melawan langit

Ust, kami tertarik dengan khotbah yang disampaikan oleh Ahmad Anshori pada hari Jumat di Masjid Al Asri, Pogung, Jogja. Tentang proses mendorong orang dari surga ke surga. Mhn diklarifikasi, lg ust dengan menulis mata-mata kita bisa mengulangi argumen dan tahu dengan jelas …

Jazakallah Khoiro

Hamba Tuhan, di Jogja.

Jawaban:

Paus Bismillah hamdulillah, Sholaatu menyapa 'ala rasulillah waba'du.

Setelah dibawa ke pengadilan di Qonthoroh untuk membebaskan mereka dari dosa atau tirani sekecil apa pun, mereka akan melanjutkan perjalanan mereka ke surga.

Mereka pergi bersama. Tetapi setiap orang akan bergabung dengan sekelompok orang yang melakukan perbuatan baik. Sama seperti orang-orang dengan pengetahuan akan bersama orang-orang dengan pengetahuan, mereka yang ahli dalam jihad akan bersama mereka yang ahli dalam jihad, para ahli zakat pergi dengan ahli zakat dan sebagainya. Orang-orang surga dibagi menjadi kelompok-kelompok menurut amal mereka. Dan mereka akan masuk surga melalui gerbang surga, seperti yang didiktekan oleh perbuatan mereka.

Nabi mengatakannya dengan benar Shallahu & # 39; alaihi Wassalam mengatakan,

من تشبشه بقوقم فهو منهم

"Yang menyerupai orang adalah salah satunya" (Diceritakan oleh Abu Daud. Status Hadis Sahih)

Berjalan bersama ke arah surga Allah tentu sangat menyenangkan. Tingkatkan kenikmatannya. Karena Tuhan adalah sifat manusia yang mahatahu yang diklasifikasi sebagai makhluk sosial, itu mungkin tergantung pada orang lain. Ini memberi kita pesan untuk menjaga langit keluarga, teman, dan lainnya. Dalam hal langit, itu tidak bisa menjadi orang yang egois, dia hanya ingin sendirian di surga. Betapa lebih indah dan khusyuknya ketika kita pergi ke surga bersama dengan ayah, ibu, anak-anak dan cucu-cucu kita dan bertemu teman-teman kita lagi, benar-benar indah.

Allah ta & # 39; ala ajarkan prinsip ini,

يا أيها الذين آمنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا وقودها الناس والحجارة عليها ملائكة غلاظ شداد لامان

Hai kamu yang percaya, lindungi kamu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; Pemelihara malaikat yang kasar, keras, dan yang tidak menaati Allah karena apa yang Dia perintahkan kepada mereka, dan selalu melakukan apa yang diperintahkan. (Surat al-Tahrim: 6)

Tuhan berkhotbah, seperti perjalanan manusia dari surga ke surga nanti,

وسيق الذين اتقوا ربهم إلى الجنة زمرا حتى إذا جاءوها وفتحت أبوابها وقال لهم خزنتها سلام عليممانت

Orang yang takut akan Tuhan dibawa ke surga dalam kelompok (Zumaro). Jadi ketika mereka pergi ke surga, pintu-pintu terbuka dan berkata kepada penjaga mereka, "Kesejahteraan (diberikan) kepadamu, aku bersukacita di dalam kamu! Kemudian masukkan surga ini sementara kamu tinggal di dalamnya." (Surat Az-Zumar: 73)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan arti Zumaro,

جماعة بعد جماعة المقربون, م الأبرار, م الذين يلونهم, م الذين يلونهم, م كل طاطفم مع مل

Dalam kelompok. Para Muqorrobun (orang yang dekat dengan Allah), kemudian Abror (orang baik) dan kemudian kelompok selanjutnya. Masing-masing dari mereka termasuk dalam kelompok tindakan serupa. Para nabi Sidiqun akan dengan jenis mereka …

Naik kendaraan

Orang-orang di surga adalah tamu istimewa Tuhan. Akankah Tuhan membuat Anda bosan dengan Qontoroh ke gerbang surga, yang masih cukup jauh? Tentu tidak. Jika Anda adalah tamu kenegaraan presiden atau raja, apakah dia akan membiarkan Anda pergi karena Anda bosan melihat acaranya? Tentu tidak! Mereka difasilitasi oleh transportasi yang nyaman; Pesawat dengan kursi VIP dan akomodasi di hotel sangat nyaman. Maka tidak mungkin raja alam semesta akan membuat tamunya bosan pergi ke surga. Mereka menerima layanan luar biasa yang berkesan dan lezat. Mereka dibawa ke surga dengan penuh hormat dan kasih sayang.

Allah ta & # 39; ala untuk berkhotbah bahwa penghuni surga adalah tamu-tamu istimewanya,

يوم نحرش المتين إلإ الرحمن وفدا

(Ingat) pada hari kami mengumpulkan mereka yang takut akan Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu terhormat. (Surat Maryam: 85)

Ibn Abbas menafsirkan arti "sebagai tamu kehormatan",

وفدا ركبانا;

Tujuannya untuk mengendarai kendaraan.

Nu'am sa'id berkata, "Kami duduk dan berbicara dengan Ali radhiyallahu'anhu, lalu dia membaca ayat ini,

يوم نحرش المتين إلإ الرحمن وفدا

(Ingat) pada hari kami mengumpulkan mereka yang takut akan Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu terhormat. (Surat Maryam: 85)

Kemudian dia menjelaskan:

لا والله ما على أرجلهم يحشرون, ولا يحشر الوفد على أرجلهم, كلمة: وفد, وسوق الوفد, وإكرام الوفد, لا يكون بأن يتركون يمشون على أرجلهم, قال: ولكن بنوق لم ير الخلائق مثلها, عليها رحائل من ذهب, فيركبون عليها حتى يضربوا أبواب الجنة

Mereka tidak dibawa ke surga oleh Allah dengan berjalan kaki. Tamu tidak akan pernah dibawa dengan berjalan kaki. Para tamu wafdu / bangsawan ini, yaitu, mereka dibawa ke surga seperti tamu-tamu terhormat, mendapat penghormatan seperti tamu-tamu terhormat. Dan mereka tidak akan tinggal di belakang dengan berjalan kaki.

Ali melanjutkan, "Tetapi mereka dibawa ke surga dengan kendaraan yang belum pernah dilihat oleh makhluk apa pun, menyiapkan kendaraan emas, kemudian mereka berkendara sampai mereka mencapai gerbang surga.

(Sejarah: Ahmad 1332, Al Hakim 3425)

subhanallah betapa indahnya perjalanan ke surga …

Aroma langit tercium dari kejauhan

Di langit, mereka sangat menikmati perjalanan. Mereka dimanjakan dengan prospek meyakinkan yang membuat mereka lebih rindu surga. Di bawah mereka tercium aroma harum langit dari kejauhan.

Nabi shallallahualaihi wa sallam mengatakan

وإن ريحها توجد من مسيرة أربعين عاما

Sebenarnya aroma langit bisa tercium dari perjalanan empat puluh tahun. (HR Bukhori)

Juga dijelaskan dalam tradisi lain,

وريحها يوجد من مسيرة سبعين عاما

Aroma langit bisa tercium selama tujuh puluh tahun perjalanan. (HR.Nasa-i)

Orang dapat membayangkan bagaimana semakin kerinduan orang-orang di surga dalam perjalanan menuju surga. Dari kejauhan mereka bisa mencium aroma langit. Karena aromanya menyebabkan kerinduan.

Semoga kita berada di antara mereka yang merasakan acara yang indah ini …

Jadi ..

Showab Bus Wallahua

__

Kami mengekstrak makalah ini dari Kuliah Ilmiyah oleh Sheikh Sholih Al Munajjid (petugas kebersihan situs IslamQa) berjudul: Awwalu Masyahid Al Jannah (Penglihatan Pertama di Surga).

***

Dijawab oleh Ustadz Ahmad Anshori
(Alumni Universitas Islam Madinah, dosen di PP Hamalatul Qur 's di Yogyakarta)

Anda dapat membaca artikel ini melalui aplikasi Ask Ustadz untuk Android. Unduh sekarang !!

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATURE.

  • SUMBANGAN ACCOUNT : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. JARINGAN YUASAN YUFID
  • DONASI KONFIRMASI Hubungi: 087-738-394-989

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here